PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL : Peningkatan Literasi Hukum, Kesadaran Kesehatan Mental, dan Nilai Etika Hukum Islam bagi Mahasiswa PCIM Turki

TURKI – Pada hari Ahad, tanggal 10 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan PCIM Turki dan PCIA Turki. Kegiatan ini bertempat di Mekan Cafe, Kızılay, Ankara, Turki pada pukul 14.00 TRT hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Indonesia di Turki, anggota PCIM dan PCIA Turki, serta warga Turki yang pernah mengikuti pembelajaran di Indonesia selama setahun, dengan jumlah peserta sebanyak 9 orang.

Acara ini menghadirkan dua narasumber, yaitu:

  1. Wardah Yuspin, S.H., M.Kn., Ph.D. selaku Wakil Dekan 3 Fakultas Hukum dan Ilmu Politik UMS
  2. Syifa Zia Rahmah, S.IP., M.A. selaku Dosen Program Studi Hubungan Internasional UMS

dengan moderator Nisrun Latifah selaku anggota MPJK PCIM Turki sekaligus Wakil Ketua II PCIA Turki periode 2026/2028.

Literasi Hukum bagi Mahasiswa di Negara Minoritas

Dalam pemaparannya, Ibu Wardah Yuspin menyampaikan pentingnya literasi hukum bagi mahasiswa Indonesia yang tinggal di negara minoritas Muslim. Beliau membagikan pengalaman selama menjalani studi di Inggris (UK), khususnya mengenai bagaimana perempuan Muslimah hidup di lingkungan internasional dengan sistem hukum dan budaya yang berbeda. Melalui pengalaman tersebut, beliau menekankan bahwa literasi hukum bukan hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap peraturan, tetapi juga menjadi bekal penting dalam mengambil keputusan, menjaga diri, dan menjalani kehidupan sebagai diaspora Muslimah di negara asing.

Peluang Beasiswa dan Studi Lanjut Internasional

Pada sesi berikutnya, Syifa Zia Rahmah, S.IP., M.A. membagikan informasi mengenai peluang studi lanjut, khususnya beasiswa S2 internasional seperti Erasmus Joint Master Program. Beliau menjelaskan mekanisme perkuliahan yang memungkinkan mahasiswa belajar di beberapa negara berbeda setiap semesternya. Selain itu, beliau juga memberikan informasi mengenai beasiswa Muhammadiyah beserta akses informasi yang dapat di gunakan mahasiswa untuk mencari peluang studi lanjut. 

Persiapan Setelah Studi di Luar Negeri

Syifa Zia Rahmah juga menekankan pentingnya memahami hal-hal administratif setelah menyelesaikan studi di luar negeri. Salah satu hal yang disampaikan adalah perlunya legalisasi dokumen atau berkas akademik sebelum kembali ke Indonesia.

Poin ini menjadi bekal praktis bagi mahasiswa agar tidak hanya fokus pada proses mendapatkan beasiswa, tetapi juga memahami tahapan penting setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri.

Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan di tutup dengan pertanyaan-pertanyaan penuh antusiasme dari peserta. Diskusi yang disampaikan memberikan wawasan baru mengenai pentingnya kesiapan akademik, kesadaran hukum, kesehatan mental, serta peran mahasiswa Muslim Indonesia dalam membawa nilai-nilai Islam di lingkungan internasional.

— Neisya Azaria Adinda Putri